Sulawesi Selatan terkenal akan keindahan alam, budaya dan kulinernya, tak pelak kami menjadikan provinsi ini sebagai tujuan explorasi di tahun 2023. Sebanyak 40 kendaraan yang terbagi dalam beberapa team ikut serta dalam Explore Sulawesi Selatan. Scrutineering di laksanakan di Warung Galena Sidoarjo – Jawa Timur sebelum kendaraan peserta di berangkatkan menggunakan kapal menuju Makasar.

Sambudi Gusdian, yang baru saja terpilih di periode kedua sebagai Ketua Umum Indonesia Offroad Federation (2023-2027) tergabung dalam line up bersama peserta lainnya. Kesempatan ini sekaligus menjadi nostalgia Sambudi, yang pernah menjabat sebagai Kepala Kepolisian Resort di beberapa wilayah Sulawesi Selatan serta sebagai ajang silaturahmi bersama Pengurus Daerah dan Cabang IOF di Sulawesi Selatan.
Setibanya di pelabuhan Sukarno Hatta Makasar, peserta di jamu oleh Ketua Pengurus IOF Pengda Sulawesi Selatan – Andi Rasyid (Ara) di Kafe Ombak Makasar dengan sajian Coto Makasar, setelah itu peserta bergeser ke lokasi start di Malino Higland.

Mengawali perjalanan dari Malino Highland, di hari pertama peserta mengarah ke Bulukumba dan bermain di light offroad di wilayah hutan karet Tanete, yang sebelumnya di guyur hujan – membuat peserta kesulitan menyelesaikan seluruh jalur dan terpaksa keluar menggunakan jalur pintas menuju basecamp di area Pantai Batunggulung, Kajang.
Pantai Batunggulung ini sangat elok dan baru pertama kalinya di gunakan sebagai basecamp dalam kegiatan overland. Dalam kesempatan ini Java Overland 4×4 sengaja memilih lokasi ini – untuk lebih dikenalkan ke masyarakat luas sebagai potensi wisata yang layak di kunjungi.
Di hari ke 2 peserta bergeser ke arah Sidrap melalui Sinjay dan Watampone (Bone). Meskipun jalur aspal, jalur ini tergolong asyik di nikmati oleh kendaraan overland peserta. Sesampainya di Sidrap, peserta di suguhkan trek offroad yang tergolong extreme oleh Pengurus Cabang IOF Sidrap. Sayangnya hanya 7 kendaraan peserta yang melewati jalur tersebut di karenakan sulitnya medan, sementara yang lain memutar menuju Bukit Macayya sebagai lokasi BC 2.
Sesampainya di lokasi BC 2, peserta di manjakan dengan jamuan makan malam ikan bakar dan pisang goreng khas Sidrap dan suguhan kopi yang menambah hangatnya suasana malam.
Seperti kegiatan sebelumnya, kami melakukan penghijauan di perbukitan Macaya dengan menanam 150 pohon sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian alam dan lingkungan.

Dari Sidrap, kami melanjutkan perjalanan di hari ke 3 menuju Toraja, melalui pegunungan Latimojong melalui Bungin. Jalur ini tergolong memiliki pemandangan yang istimewa dan tanjakan-tanjakan yang cukup merepotkan kendaraan peserta yang berat. Sebelum memasuki Basecamp, peserta juga di uji dengan jalur tanjakan yang licin akibat hujan, sehingga memaksa peserta menggunakan winch untuk sampai di basecamp.
Menuju garis akhir perjalanan Overland Sulawesi Selatan, kami menyempatkan singgah di Kete Kesu, suatu desa wisata di kawasan Tana Toraja yang dikenal karena adat dan kehidupan tradisional masyarakat dapat ditemukan di kawasan ini. Di dalam Kete Kesu terdapat peninggalan purbakala berupa manusia purba yang biasa disebut oky kete kesu yang berasal dari salodong dan mempunyai adik kembar nunang tongkonan. Dilain itu juga terdapat berupa kuburan batu yang diperkirakan berusia 500 tahun lebih. Di dalam kubur batu yang menyerupai sampan atau perahu tersebut, tersimpan sisa-sisa tengkorak dan tulang manusia. Hampir semua kubur batu diletakkan menggantung di tebing atau gua. Selain itu, di beberapa tempat juga terlihat kuburan megah milik bangsawan yang telah meninggal dunia.
Puncak Dipamelo, Toraja Utara di pilih menjadi lokasi finish kegiatan Java Overland Explore Sulawesi Selatan. Objek wisata puncak Dipomelo Pindan, menjadi salah satu objek wisata terbaru, yang ada di kawasan Lolai, objek wisata berjuluk Negeri di Atas Awan itu. Objek wisata ini menawarkan pemandangan alam yang menawan, wisatawan dapat berfoto selfi dengan latar belakang pegunungan nan hijau disertai kabut.membawa kesan luar biasa bagi peserta.

Tatok Waluyo #848 terpilih menjadi the Best Overlander dan team Harimau JKOEJ menjadi the Best Team Explore Sulawesi Selatan.

